jump to navigation

Dorong TataKelola Perkebunan Untuk Kemakmuran Rakyat Agustus 12, 2016

Posted by walhisultengnews in Tak Berkategori.
trackback

PALU – Tindak lanjut pelaksanaan gerakan nasional penyelamatan, Sumber Daya Alam (SDA) (GNPSDA) Sektor Perkebunan, Komisi pemberantas Korupsi (KPK) melaksanakan koordinasi dan Supervisi Perkebunan Kelapa Sawit Provinsi Sulawesi Tengah, dilaksanakan di Hotel Santika, Kamis (11/8).

Sumber : https://www.google.co.id/search?q=foto+Sektor+Sawit&biw

Dalam sambutannya Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola Msi mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawasi Tengah, mendukung penuh rencana aksi gerakan nasional penyelamatan sumber daya alam Indonesisa, di sub sektor pekebunan dengan KPK.

“Diharapkan dari gerakan nasional ini dapat tercappai tujuannya, yaitu untuk medorong perbaikan tatakelola sub sektor perkebunan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, dan perbaikan sistem pengelolaan sumber daya  sub sektor perkebunan untuk mencegah korupsi, kerugian keuangan negara dan kehilangan kekayaan negara,” harap Gubernur.

Menurut Gubernur, dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit masih banyak pelaku usaha yang belum menerapkan sistem pembangunan perkebunan yang rama llingkungan. Masih adanya penanaman kelapa sawit pada areal yang terjal dan sempadan sungai, penggunaan agro kimia (pupuk dan pestisida) yang berlebihan, yang bisa memberikan dampak negatif terhadap manusia dan lingkungan hidup.

“Disamping itu, perusahaaan perkebunan masih ada yang belum melaksanakan kewajubannya sebagaimana yang diatur dalam permentan nomor 98/Permentan/ot.140/9/2013 tentang pedoman perizinan Usaha perkebunan,” ungkap Gubernur.

Hal-hal tersebut membuat banyak timbul permasalahan  yang diantaranya banyaknya tuntutan masyarakat mengenai penguasaan lahan oleh pihak perusahaan. Deputi pengawasan internal dan pengaduan masyarakat KPK, Ranu Mihardja menyampaikan, indonesia adalah negara yang sangat kaya. Namun kenyataanya kekayaan bangsa ini belum dibarengi dengan kesejahteraan rakytanya.

“Setelah dilakukan kajian, ternyata pengelolaan SDA belum optimal dan banyak penyimpangan-penyimpangan, “Ungkap Ranu Mirardja. Dikatakannya saat masih sangat banyak masyarakat indonesia untuk mencari makan satu kali satu hari sangat susah. Hal ini tidak disadari terjadi karena banyaknya korupsi yang sudah sangat masiv dan pelaksnaannya setiap saat berubah.

Direktur Perkebunan Kementrian Pertanian, Didi Junaidi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan betapa perkebunan kepala sawit memiliki posisi stategis, karena dapat memberikan nilai ekonomis kepada masyarakat dan kepada dunia usaha. “Namun dari sisi negatif yang sangat dominan seperti adanya tumpah tindih lahan pada kawasan hutan. Pelaku usaha perkebunan belum maksimal melaksanakan usaha perkebunan plasma, serta usaha perkebunan belum banyak memberikan dampak kepada pemerintah daerah,”terangnya.

Sementara, dalam usaha perkebunan banyak yang merusak jalan yang di bangun pemerintah, peneriamaan negara melalui sektor perkebunan belum optimal. Sehingga melalui gerakan nasional penyelamatan SDA sektor perkebunan, merupakan upaya untuk mendukung keberlangsungan usaha perkebuanan kelapa sawit dengan penataankelola dengan baik. Kepala Dinas Perkebunana Sulteng, Nahyun Bianton MS, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan penyelamatan SDA (GNP-SDA) sektor perkebunan telah dilaksanakan 8 hingga 11 agustus. Beberapa kegiatan antara lain kunjungan kelokasi perkebunan  kelapa sawit di Kabupaten Donggala, melakukan kajian terhadap dokumen perizinan perkebunan, melakukan rekonsilasi  data base perizinan bidang perkebunan.

Terakhir penyampaian tindak lanjut penyelamatan SDA melalui sektor perkebunan dengan harapan dapat terwujudnya sistem data base yang baik pada bidang perkebunan, kedua penataan perizinan perkebunan dan optimalisasi penerimaan negara dari sektor perkebunan.(awl)

Sumber : Radar Sulteng*Jum’at 12 Agustus 2016

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: