jump to navigation

Petani Kesulitan Dapatkan Modal Dari Perbankan Juli 13, 2016

Posted by walhisultengnews in Tak Berkategori.
trackback

Toli-Toli. Petani Kabupaten Tolitoli cukup kesulitan mengembangkan usahanya di sektor pertanian. Pasalnya, mereka kesulitan mendapatkan suntikan pinjaman modal dari perbankan.

Salah satu kendalanya, mereka diharuskan terlebih dahulu memiliki usaha tani. Selain itu merekapun diperhadapkan pada sulit dan berbelit-belinya prosedur mengurus pembuatan perizinan usaha tani. Sekretaris  Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tolitoli Ir.Agus Burhan Msi, mengatakan para petani Tolitoli kini mengeluhkan soal sulitnya birokrasi pembuatan izin usaha tani. Padahal, mereka sudah terendukasi untuk meminjam modal ke perbankan.

ilustrasi

“Ketika telah ada ketertarikan petani untuk meminjam modal ke bank, persyaratannya justru lebih dipersulit,” kata Agus burhan. Agus menjelaskan, untuk mendapat suntikan pinjaman modal dari bank, petani harus menyediakan syarat tertentu. Di antaranya harus memiliki NPWP, SITU, SIUP, dan TDP. Tanpa persyaratan tersebut, mereka tidak bisa meminjamkan modal dibank.

Ia menilai, rumitnya persyaratan membuat petani terbentur dilema. Karena disatu sisi, petani ingin memutus mata rantai agar tidak lagi meminjam modal ke rentenir maupun tengkulak. Tetapi disisi lain, ketika berkeinginan meminjam modal kebank, syaratnya justru semakin sulit. “Coba saja kalau perbankan bisa membantu, mungkin para petani tidak akan lagi berhubungan dengan rentenir,” katanya.

Menurutnya, jika tak bisa membantu memberikan pinjaman modal, dipastikan petani akan beralih pinjam modal kerentenir. Karena syaratnya dinilai sangat mudah. “Patani sangat bergantung kepada modal usaha. Makanya, kalau berhubungan dengan perbankan seribet itu mereka pasti beralih lagi ke rentenir. Kalau seperti itu terus, mereka akan sulit berkembang,” tambahnya.

Untuk itu, ia berharap, pemerintah ikut membantu menyikapi persoalan klasik yang dialami para petani tersebut. Caranya, menurutnya, bisa dengan mempermudah syarat untuk membuat izin usaha tani bagi mereka (petani). “kami ingin pemerintah, khususnya di daerah, bisa memperhatikan nasib petani,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distapanghol) Tolitoli Ir Akbar Syah, saat dimintai keterangannya mengakui pembuatan izin usaha tani banyak syaratnya. Namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Karena untuk persyaratannya sudah di atur oleh pemerintah pusat.

“Aturan maupun prosedur di tetapkan oleh pemerintah pusat, kami tidak bisa seenaknya merubah, kita didaerah hanya menyesuaikan saja,” terangnya. Meski demikian, menurutnya, bisa saja dicarikan solusi lain untuk petani. Karenanya, pihaknya berharap, para petani diimbau selalu berkoordinasi dengan dinas terkait. (yus)

sumber: Radar Sulteng*Selasa,12 Juli 2016

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: