jump to navigation

Tolak Reklamasi Teluk Palu, Warga Lima Kelurahan Ancam Hentikan Penimbunan Maret 20, 2016

Posted by walhisultengnews in Tak Berkategori.
trackback

Laporan | Abdee Mari I 19 Maret 2016

Sebuah truk menurunkan material batu dan pasir ketika menimbun pantai Talise pada proyek reklamasi pantai di Palu, Sulawesi Tengah, tahun lalu. Reklamasi pantai ini akan menimbun laut seluas 38 hektar yang bertujuan untuk pengembangan kawasan wisata.(Foto:beritadaerah.com/ant)

Sebuah truk menurunkan material batu dan pasir ketika menimbun pantai Talise pada proyek reklamasi pantai di Palu, Sulawesi Tengah, tahun lalu. Reklamasi pantai ini akan menimbun laut seluas 38 hektar yang bertujuan untuk pengembangan kawasan wisata.(Foto:beritadaerah.com/ant)Sebuah truk menurunkan material batu dan pasir ketika menimbun pantai Talise pada proyek reklamasi pantai di Palu, Sulawesi Tengah, tahun lalu. Reklamasi pantai ini akan menimbun laut seluas 38 hektar yang bertujuan untuk pengembangan kawasan wisata.(Foto:beritadaerah.com/ant)

PALU, KABAR SELEBES – Warga di lima kelurahan di Kota Palu yang tergabung dalam Forum Masyarakat Palu (FMP) menolak reklamasi di sepanjang pantai Teluk Palu. Warga ini mengancam akan memblokir atau memberhentikan secara paksa kegiatan penimbunan pesisir pantai teluk Palu di Kelurahan Talise dan Kelurahan Lere.

Ketua FMP Tolak Reklamasi, Ubay Harun, menyatakan pemblokiran atau pemberhentian secara paksa atas kegiatan tersebut, akan dilakukan oleh masyarakat di lima kelurahan yang terkena dampak secara langsung, yaitu Kelurahan Talise, Kelurahan Lere, Kelurahan Tipo, Kelurahan Silae dan Kelurahan Kabonena.

“Hari senin kami akan turun dengan masa yang berjumlah ribuan, untuk menutup atau memberhentikan kegiatan penimbunan pesisir pantai yang ada di Kelurahan Talise, Lere, Silae dan Tipo,” ungkap Ubay Harun, di Palu, Sabtu.

Dirinya menyatakan pemblokiran terhadap kegiatan reklamasi, tidak hanya akan dilakukan oleh masyarakat di sekitaran lokasi penimbunan pesisir pantai yang terkena dampak dari kegiatan tersebut.

Melainkan, sebut dia, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) serta beberapa organisasi kemasyarakatan dan OKP akan turut serta bergabung untuk menolak dan memberhentikan kegiatan tersebut.

“Khusus untuk Kelurahan Talise akan turun dengan jumlah 1.000 orang, yang nantinya akan bergabung dengan warga empat kelurahan lainnya, dan OKP serta Ormas,” ujarnya.

Dia mengutarakan kegiatan reklamasi pantai yang dilakukan oleh PT. Yauri Properti Investama (YPI) di pesisir pantai Kelurahan Talise dengan luas 33,38 hektar merusak kearifan lokal daerah.

“Kegiatan reklamasi pantai di teluk Palu, lebih banyak memberikan dampak negatif ketimbang dampak positif, salah staunnya yakni merusak kearifan lokal daerah,” sebutnya.

Tidak hanya itu, tegas dia, kegiatan reklamasi pantai oleh PT. YPI dengan nilai investasi kurang lebih Rp. 200 Miliar, merupakan kegiatan yang memberikan ancaman terhadap lingkungan dan masyarakat yang ada di sekitaran lokasi penimbunan.

Olehnya, sebut dia, kegiatan reklamasi pantai tidak dapat untuk dibiarkan untuk terus dilakukan oleh investor yang bekerja sama dengan pihak perusahaan daerah Kota Palu.

Sumber: http://www.kabarselebes.com/tolak-reklamasi-teluk-palu-warga-lima-kelurahan-ancam-hentikan-penimbunan/

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: