jump to navigation

Walhi Sulteng Desak Pemerintah Lokalisir Wilayah Tambang Maret 1, 2016

Posted by walhisultengnews in Tak Berkategori.
trackback
Selasa, 1 Maret 2016 11:31 WIB
Pewarta: Anas Masa
Walhi Sulteng Desak Pemerintah Lokalisir Wilayah Tambang

Seorang buruh angkut membawa material galian ke lokasi pengelolaan tambang emas Poboya, Palu, Sulawesi Tengah, berapa waktu waktu lalu (Antara/Zainuddin)

“Pada prinsipnya Walhi tidak setuju dengan tambang rakyat itu dan meminta pemerintah segera mengambil tindakan persuasif dengan melokalisir agar tidak semakin tambah banyak penambang, kata Direktur Walhi Sulteng, Ahmad Pelor”

Palu, (antarasulteng) – Direktur Walhi Sulawesi Tengah Ahmad Pelor mendesak pemerintah untuk segera melokalisir wilayah tambang emas rakyat yang mulai marak di Dongi-Dongi, Kabupaten Poso.

“Hal itu perlu secepatnya dilakukan pemerintah agar tidak berlarut-larut dan semakin tambah banyak warga yang menambang,” katanya menanggapi penambangan emas ilegal di kawasan Taman Nasional Lore-Lindu, Selasa.

Apalagi, kata dia, wilayah penambangan tersebut berada di dataran tinggi dan juga daerah aliran sungai (das) sehingga rawan terjadinya bencana alam tanah longsor dan banjir.

Pada prinsipnya Walhi tidak setuju dengan tambang rakyat dan meminta pemerintah segera mengambil tindakan persuasif.

Informasi yang dihimpun Antara, kegiatan penambangan di wilayah Dongi-Dongi mulai marak sebulan terakhir ini tidak hanya warga dari Poso, Sigi dan Kota Palu, tetapi juga dari luar.

Wilayah Dongi-Dongi sebagian masuk Kabupaten Poso dan Sigi.

Sementara lokasi pertambangan emas berada di wilayah Kabupaten Poso.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu Sudayatna yang dihubungi tidak berhasil ditemui. “Maaf bapak kepala balai sedang ke Jakarta ada rapat koordinasi,”kata seorang karyawan Balai Besar TNLL yang engan disebut namanya.

Begitu pula Kepala Bidang Teknis Konservasi, Ahmad Yani juga sedang berada di Jakarta dan baru akan kembali pada Rabu 02 Maret 2016. (BK03)

Editor: Anas Masa

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: