jump to navigation

Ancam Hentikan Reklamasi Dua Saluran Air Tertimbun Material Desember 30, 2015

Posted by walhisultengnews in Tak Berkategori.
trackback

PALU – Anggota DPRD Palu Ridwan Alimuda kemarin (28/12) turun ke lokasi reklamasi Pantai Talise. Aktivitas penimbunan Pantai Talise yang telah menyebabkan tertutupnya dua saluran air yang menuju ke laut menjadi penyebab wakil rakyat asal Daerah Pemilihan Palu Timur Mantikolore ini harus turun ketempat reklamasi itu.

“Akibat reklamasi, drainase air tidak mampu mengalirkan air karena sudah tidak ada jalan air menuju lokasi drainase,” kata Ridwan kepada wartawan sambil memperlihatkan soal mapetnya saluran air.

Ridwan yang juga ketua RW di kelurahan Talise menyatakan masyarakat memberi deadline kepada pihak yang melakukan reklamasi untuk membongkar timbunan material yang menutup saluran air tersebut.

“Jika tidak masyarakat akan menghentikan aktivitas reklamasi di Pantai Talise ini. Masyarakat sebenarnya sudah mau turun ke sini tinggal kita yang menahan. Hanya saja jika tuntutan masyarakat ini tidak dipenuhi reklamasi akan di hentikan,” kata Ridwan lagi.

Menurutnya dampak dari tertutup saluran air tersebut sudah mulai di rasakan masyarakat yang berdomisili di Jlan Yos Sudarso. Disana saluran air mulai meluap. “Ini belum musim hujan bagaimana jika sudah turun hujan,” katanya.

Ada dua saluran kata dia yang berasal dari Jalan Yos Sudarso yang berujung di Pantai Talise yang kini tertutup timbunan reklamasi.

“Kalau keluhan masyarakat tidak di tanggapi tidak boleh lagi ada kegiatan reklamasi disini. “Reklamasi ini juga menyalahi aturan dan tidak prosedural tapi sampai saat ini masih tetap juga jalan,” kata Ridwan Alimuda.

Olehnya kata anggota Dewan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini pihaknya akan memberikan kesempatan selama satu minggu kepada pihak yang melakukan reklamasi apakah akan mendengarkan keluhan masyarakat atau tidak.

Saat turun melakukan peninjauan kemarin Ridwan Alimuda memperlihatkan dua saluran yang sudah benar-benar tidak berfungsi akibat reklamasi.

Berdasarkan data koran ini, berbagai sorotan berkaitan reklamasi pantai Talise terus di suarakan para pemerhati lingkungan. Ombudsman Sulteng menilai sebuah pelanggaran administrasi. Sayangnya, meski sudah diberikan rekomendasi tidak ada pemangku kebijakan di Sulteng yang peduli tentang nasib masyarakat di sekitar Pantai Talise termasuk Petani garam yang menjadi mascot Kota Palu. (zai)

Radar Sulteng*Selasa,29 Desember 2015

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: