jump to navigation

Polda Jangan Takut dan Berdiam Diri,Terkait Dugaan pelanggaran Reklamasi Teluk Palu Agustus 18, 2015

Posted by walhisultengnews in Tak Berkategori.
Tags:
trackback

PALU – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tengah menilai kepolisian Daerah (Polda) Sulteng terkesan berdiam diri terkait dugaan pidana dalam aktifitas Reklamasi Pantai Teluk Palu. Padahal berbagai data-data yang telah disampaikan Ombudsman Sulteng maupun Walhi sendiri, Harusnya sudah dapat menjadi pintu masuk bagi Kepolisian menunjukan respon cepat sebagai aparat penegak Hukum.

Demikian disampaikan Kepala Dapartemen Advokasi dan Kampanye Eksekutif Daerah Walhi Sulteng. Aries Bira, Akhir pekan kemarin. Dikatakan Aries, Polda Sulteng jangan Hanya berdiam diri melihat pelanggaran hukum di depan mata. Pelanggaran Tata Ruang yang diduga terjadi dalam aktifitas Reklamasi itu, sebut dia, merupakan tindak pidana yang mesti segera direspon pihak kepolisian. “Dalam pelanggaran ini, Polisi jangan hanya menunggu laporan saja. Kasus reklamasi ini berbeda, ada pelanggaran wewenang dan juga pelanggaran Tata Ruang yang dilakukan. Pengusutannya pun dapat dilakukan tanpa harus menunggu laporan dari masyarakat,” tegas aries bira, ditemui disekretariat Walhi Sulteng.

Walhi Sulteng lanjut dia, sejak awal aktifitas Reklamasi Teluk Palu dilakukan pada Januari 2014, sudah gencar menyuarakan perlawanannya terhadap aktifitas ini. Bahkan, Walhi sempat melakukan aksi unjuk rasa langsung Kepolda Sulteng awal Januari 2014 Silam, yang pada intinya memberikan informasi terkait sejumlah pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan dalam aktifitas Reklamasi Teluk Palu. “Kami Padahal Berharap seharusnya kalau dari 2014 dilakukan penyelidikan, maka 2015 ini sudah masuk ke penyidikan,” Sebutnya.

Kasus ini sendiri Kata dia, bukan baru sekarang saja muncul dipermukaan karena momentum Politik, Namun sejak rencana Reklamasi pada 2012 lalu diangkat Walhi. Kepolisian pun diminta jangan takut untuk melakukan penegakkan hukum disaat momentum Politik saat ini. Walhi juga siap untuk membantu Kepolisian jika diminta memberikan data-data. “Mengapa? Karena Kasus ini bukan baru sekarang saja ribut-ributnya. Sudah sejak awal rencana Reklamasi, Kami dari Walhi sudah melakukan Advokosi terhadap aktifitas Reklamasi. Dan ini jangan jadi alasan bagi Kepolisian untuk brdiam diri,” terangnya.

Dia mencontohkan, Ombudsman sendiri yang notabenenya merupakan lembaga Negara, Juga berani untuk membuka adanya pelanggaran dari aktifitas reklamasi Pantai Teluk Palu. Sehingga menjadi sebuah pertanyaan bagi Walhi, jika Kepolisian yang juga lembaga Negara belum terlihat tindakannya terkait kasus ini. “Polda harusnya lihat Pidananya. Contoh saja dipusat Bagaimana Polri juga melakukan penyidikan terhadap pimpinan-pimpinan KPK,” Kata dia.

Seharusnya, terang Aries, Kepolisian biasa membuka kepada Publik upaya-upaya apa yang telah dilakukan sejak kasus ini pertama kali muncul pada 2014 lalu. Namun, Nyatanya sejak kasus ini bergulir Kepolisian belum pernah sekalipun menyampaikan apa yang telah mereka perbuat terkait dugaan pelanggaran ini. “Kita lihat saja sampai sekarang Polisi belum pernah sekalipun memberikan Statmen dikoran,” Jelasnya.

Menanggapai Pernyataan tersebut, Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hari Suprapto yang dihubungi tadi malam, menyatakan, Tidak semua kerja-kerja kepolisian harus dibuka kepada publik. Menurut dia, ada Norma-norma dan hak dari seseorang yang nantinya dirugikan, dari seseorang jika dibuka kepublik namun belum jelas kebenarannya. “Intinya kami Kepolisian bekerja sesuai aturan, Yakni dua alat bukti Permulaan yang cukup untuk dapat disamapaikan kepada Publik. Kami tidak ingin Berkomentar terlalu jauh atas dasar itu (alat bukti),” Singkatnya. (agg)    #Radar Sulteng*Senin, 17 Agustus 2015

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: