jump to navigation

Kasus Pencemaran Lingkungan PLTU Panau Mulai di Sidangkan Agustus 11, 2015

Posted by walhisultengnews in Tak Berkategori.
trackback

PALU – Kasus dugaan pencemaran lingkungan pembangkit listrik Tenaga Uap (PLTU) panau, Kota Palu, mulai disidangkan dipengadilan negeri Palu Senin kemarin (10/8). Majelis Hakim yang memimpin sidang yakni Sutarto selaku ketua majelis, serta Dewan Gede Budhy dan David Poradjow sebagai hakim anggota

Agenda sidang mendengarkan dakwa jaksa penuntut umum (JPU) dari kejari Palu. Didampingi penasehat hukumnya, ketiga terdakwa yang berkasnya di satukan, terlihat serius menyimak JPU membacakan dakwaan.

Sekedar diketahui, PLTU panau berada dibawah Naungan PT Pusaka Jaya Palu Power atau PT PJPP. Yang menjadi terdakwa kasus ini ada tiga orang. Yakni Wahyini (69) selaku direktur utama PT PJPP, Albert Wu (60) Kuasa direksi PT PJPP, dan Soeharti Sutono alias Betty Sutono yang menjabat penanggung jawab urusan lingkungan hidup perusahaan tersebut.

Dalam Uraian dakwaan primair, JPU menjerat ketiganya dengan pasal 104 Undang-Undang Nomor 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kemudian, dalam dakwaan subsidair kesatu dijerat pasal 103, serta dakwaaan subsidair kedua dikenakan pasal 116 ayat (1) huruf a Undang-Undang nomor 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup.

Aktivitas PLTU yang terletak di kecamatan Tawaeli tersebut disebutkan, mengabaikan aspek lingkungan. Karena pembuangan limbah B3 berupa fly as dan bottomash (debu batu bara) belum sesuai aturan.

Tindakan pidana pencemaran lingkungan terjadi pada 30 Agustus 2012 higga 3 Maret 2015. Perusahaan tidak melakukan pengelolaan limba B3 dan melakukan dumping limbah atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaiman mestinya.

PLTU dengan kapasitas 2×15 MW berdiri pada 2003 dan mulai beroperasi 2007. Setiap produknya menggunakan 500-600 ton batu bara per hari, untuk dua unit pembangkit. Dari proses pembakaran batu bara, dihasilkan limbah B3 sebanyak +17-33 ton per hari.

Karena itulah, internal PT Pusaka Jaya Palu Power (PJPP) selaku pengelola PLTU panau ditetapkan tersangka oleh penyidik kementerian Lingkungan Hidup RI, dan kemudian kasusnya dilimpahkan tahap dua ke Kejari Palu.

Sejak perusahaan itu beroperasi tahun 2007 dan berakhirnya jangka waktu sanksi administratif pihak kementerian Agustus 2012 hingga pemeriksaan kasus itu Februari 2015, limbah B3 tidak dikelola sesuai aturan yang berlaku.

Limbah hanya di buang disekitar lokasi PLTU milik perusahaan. Limbah tidak dikirim ke pengelolaan yang memiliki izin. Jika di total, limbah B3 Selama beroparsi (2007-2015) Sekitar 107.341,72 ton yang hanya di timbun tanpa izin dan ketentuan teknis. Itu mengakibatkan potensi pencemaran lingkungan.

Ditunda Dua Pekan Usai JPU membacakan dakwaan, Ketua majelis hakim memberi kesempatan kepada terdakwa dan penasehat hukumnya untuk memberi tanggapan. Usai berkonsultasi dengan penasehat hukum, Salah seorang terdakwa Wahyuni menyatakan bahwa mereka bertiga sudah sepakat tidak mengajukan eksepsi (keberatan) atas dakwaan JPU.

Sidang berikutnya langsung pada pemeriksaan saksi saja. Akan tetapi, terdakwa memintah kepada majelis untuk menunda sidang selama dua pekan kedepan. Sebab, Kurun dua pekan kedepan, aktivitas mereka padat sehingga tidak memungkinkan menghadiri sidang.

“Kebetulan kami bertiga ini tinggalnya di Jakarta. Kami minta pemeriksaan saksi ditunda dua pekan. Sehingga persiapan kami hadir di sidang lebih lama,” pinta Wahyuni mewakili dua terdakwa Lainnya.

Setelah bermusyawarah, majelis hakim memutuskan mengabulkan permintaan terdakwa yang statusnya tidak ditahan tersebut. Dengan catatan, hanya kali ini saja ditunda, Selanjutnya akan dikebut pemeriksaan kasus itu.

“Kali ini saja bisa kami sahuti. Sidang selanjutnya akan kami genjot pemeriksaannya. Sidangnya pagi hari dan sifat maraton, Sehingga bisa selesai Sesuai jadwal,” Kata hakim ketua Sutarto sebelum menutup Sidang. (cam)

                                    #Radar Sulteng* 11 Agustus 2015

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: