jump to navigation

Reklamasi Pantai Talise Melanggar Hukum Juli 30, 2015

Posted by walhisultengnews in Tak Berkategori.
trackback

ahmad pelor walhi

Direktur Walhi sulteng

PALU – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tengah, tidak henti-hentinya mengecam aktivitas Reklamasi Pantai Teluk Palu yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu. Seperti yang terlihat disepanjang bibir pantai talise. Selain diduga berdampak pada lingkungan dan ekositem laut, aktivitas itu juga ternyata menghambat akses nelayan Teluk Palu yang berada di pesisir Pantai Talise.
  Parahnya menurut Direktur Walhi Sulteng Ahmad Pelor ternyata reklamasi Teluk Palu tersebut sebagaimana data yang didapatkan Walhi Sulteng tidak mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kata Ahmad reklamasi itu diduga telah melanggar hukum. “Karena aktivitas itu juga tidak sesuai dengan RTRW Kota Palu,” ungkapnya kepada Radar Sulteng, Rabu (29/7) kemarin.
  Lanjut Ahmad, disinyalir aktivitas itu hanyalah untuk kepentingan Kota Palu dalam berinvestasi yang ujungnya hanya akan menguntungkan segelintir orang dan melupakan kepentingan masyarakat. “Terutama kepentingan publik atau masyarakat khususnya terhadap laut atau Teluk Palu secara khusus,” sebutnya lagi.
  Lebih jauh dikatakan Ahmad, selain itu reklamasi itu juga jelas melanggar Perpres 122 Tahun 2012, tentang reklamasi  di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Termasuk juga melanggar Perda Kota Palu, No 16 tahun 2011 tentang RTRW 2010-2030. “Sejauh ini Walhi Sulteng telah mengadukan masalah ini ke pemerintah pusat, dalam hal ini di Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” terangnya.
  Pengaduan itu tambahnya saat ini sedang dalam proses di dua kementerian itu. Selain itu, lembaga yang peduli terhadap lingkungan hidup di Daerah Sulawesi Tengah itu juga akan melakukan upaya hukum terhadap aktivitas Pemkot Palu tersebut. “Nanti selanjutnya akan kita liat, apakah upayah hukum yang akan kita lakukan itu dalam bentuk pidana atau mungkin dalam bentuk upaya hukum perdata. Karena kami menduga reklamasi itu, sangat melanggar hukum,” tandasnya. (cdy)
http://www.radarsulteng.co.id/berita/detail/Rubrik/41/17254

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: