jump to navigation

FRAS Sulteng Protes Penangkapan Petani Banggai Juni 4, 2010

Posted by walhisultengnews in KAMPANYE WALHI SULAWESI TENGAH.
trackback

FRAS Sulteng Protes Penangkapan Petani Banggai
Minta Pemilik PT KLS di Tahan
Media Alkhairaat

PALU- Puluhan massa dari Front Rakyat Advokasi Sawit ( FRAS ) Sulteng melakukan aksi solidaritas atas penangkapan koordinator FRAS Sulteng, Eva Susanti dan ketua Persatuan Petani Singkoyo ( PEPSI ) Nasrun Mbau serta Ketua Serikat Tani Todopulu, Muhammad Arif oleh Polres Banggai, serta 23 petani lainnya.

Penangkapan tersebut merupakan buntut dari protes petani atas penggusuran dan penimbunan lahan milik petani, yang di lakukan oleh alat berat milik PT Kurnia Luwuk Sejati ( KLS ) yang di duga datang dengan perlindungan sejumlah oknum TNI, namun aparat TNI beralasan kedatangan mereka bukan untuk bukan untuk melindungi pihak perusahaan, melainkan untuk melakukan latihan perang.
Massa yang memulai aksinya dari Taman GOR, bergerak perlahan menuju Makorem 132 Tadulako, dan melakukan orasi sebagai protes atas keterlibatan oknum TNI yang di duga melindungi perusahaan. Tidak pejabat Korem 132 Tadulako yang menemui massa, sehingga massa langsung bergerak menuju Mapolda Sulteng.

Setelah sempat terjadi aksi saling dorong dengan sejumlah aparat Polisi di depan gerbang Mapolda. Kepala Biro Bina mitra Polda Sulteng, Kombespol Mochamad Thagor keluar untuk menemui massa. Kepada Massa Mochamad Thagor mengatakan, akan menindaklanjuti informasi dari massa, soal dugaan penagkapan tanpa surat tugas serta aksi polisi yang terus memburu sejumlah petani, sehingga petani merasa terancam.

“ kami akan segera berkomunikasi dengan Kapolres Banggai, mungkin dlam waktu satu-dua hari ada hasilnya. Kami ucapkan terimakasih atas Informasinya,” Ujarnya.
Sementara itu Deputy Walhi Sulteng, Ahmad kepada Media ini meminta Kepolisian setempat menahan pemilik PT Kurnia Luwuk Sejati, Murad Husain menyusul telah di tetapkannya yang bersangkutan sebagai tersangka, berdasarkan laporan yang di berikan kepada petani dan LBH- Sulteng ke Mapolres Banggai, 12 – November 2009 lalu.
“ Saat petani di tetapkan sebagai tersangka langsung di lakukan penangkapan, tetapi pemilik PT KLS Murad Husain yang telah di tetapkan sebagai tersangka sejak April 2010 belum juga di tangkap,” sebutnya. Informasi yang di berikan Tim Advokasi Petani Sugiarto, selasa sore Polisi kembali menahan 13 warga lainnya. “ Sore ini Polisi kembali menangkap 13 Petani kata Sugiarto yang di konfirmasi melalui Telepon, rabu sore.

Iklan

Komentar»

1. van persie - Juni 4, 2010

moga gambar anak itu membuka hati para orang kaya..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: