jump to navigation

Kabupaten Poso Dikepung Banjir Mei 20, 2010

Posted by walhisultengnews in BERITA PUBLIK DAN KEBIJAKAN.
trackback

Kabupaten Poso Dikepung Banjir
Kamis, 20 Mei 2010 | 13:46 WIB

PALU, KOMPAS.com – Kabupaten Poso Sulawesi Tengah dalam beberapa hari terakhir ini dikepung banjir menyusul hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah itu.

Kepala Badan Penanggulangan bencana Alam Daerah (BPBD) Kabupaten Poso, Haris Renggah via telepon dari Poso, Kamis (20/5/2010) membenarkan, dalam sepekan ini beberapa wilayah di Kabupaten Poso dilanda banjir.

“Namun dari sejumlah desa di empat Kecamatan di Kabupaten Poso yang dilanda banjir, tidak ada korban jiwa,” katanya.

Dua desa di Kecamatan Pamona Utara, dan Pamona Barat pada Rabu malam diterjang banjir akibat melaupnya air Danau Poso, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah itu.

Kedua desa itu adalah Taipa, Kecamatan Pamona Barat, dan Tonusu, Kecamatan Pamona Utara.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari aparat pemerintah di dua Kecamatan tersebut, jumlah rumah yang terendam air setinggi hingga mencapai satu meter tercatat sekitar lebih 250 unit.

Khusus di desa Taipa, Kecamatan Pamona Barat, tercatat 120 rumah hingga kini masih tergenang, dan di desa Tonusu ada 120 rumah warga juga terendam banjir.

Banjir yang sama juga menerjang dua Kecamatan di ibu kota Kabupaten Poso yakni Poso Kota dan Poso Kota Selatan. Puluhan rumah di dua wilayah itu terendam, namun saat ini airnya sudah mulai surut.

Banjir yang melanda dua Kecamatan di ibu kota Kabuopaten Poso itu akibat meluapnya air Sungai Poso.

Pemkab Poso, sudah menyalurkan berbagai bantuan, khususnya bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan para korban.

“Selain bantuan bahan makanan, juga pakaian, selimut dan obat-obatan untuk mengantisipasi penyakit pascabanjir,” katanya.

Sementara kepala Sub Perum Bulog Poso, Ir Asmal mengatakan, pihaknya siap kembali mendistribusikan beras untuk para korban banjir di dua Kecamatan Pamona Utara, dan Barat.

Khusus korban banjir di Kecamatan Poso Kota dan Poso Kota Selatan sudah disalurkan sekitar 3.470 kg. Pemerintah mengalokasikan stok beras untuk bencana alam setiap bulan 100 ton.

“Beras sebanyak itu merupakan cadangan beras pemerintah (CBP) yang sewaktu-waktu akan diambil jika terjadi bencana alam, kemudian disalurkan kepada korban,” katanya.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: