jump to navigation

Banjir Makin Membesar. Mei 19, 2010

Posted by walhisultengnews in BERITA PUBLIK DAN KEBIJAKAN.
trackback

Banjir Makin Membesar.
Warga Belum Terima Bantuan
media alkhairaat

Poso- Banjir yang melanda kelurahan Gebang Rejo kecamatan poso kota, lima hari terakhir semakin membesar dan puncaknya dirasakan warga pada senin 17/5 yang ketinggian mencapai paha hingga dada orang dewasa.

Akibatnya warga mulai merasakan serangan penyakit dan gatal-gatal hingga diare, namun sejauh ini belum ada bantuan obat-obatan dari pemerintah. Iwan salah seorang korban banjir mengatakan beberapa pejabat anggota DPRD datang ke lokasi banjir hanya melihat lihat suasana. Tapi keluhan warga yang terserang penyakit belum mendapatkan tanggapan dengan menurunkan bantuan pengobatan.
“sejak minggu sampai hari ini (senin pagi) pada anggota pejabat DPRD yang datang, tidak ada realisasi bantuan obat-obatan bagi warga yang terserang penyakit ujarnya.
Hal senada juga dikatakan Somad Iman Mesjid di kelurahan gebang rejo, dan Nyi Dewi menurut mereka sudah puluhan warga yang terserang gatal-gatal dan puluhan anak-anak mengalami diare. “saat ini ada lima orang anak di kompleks kami, sudah terserang diare” kata Nyi dewi.
Sementara itu kata badan penanggulanangan bencana daerah BPBD Kabupaten Poso, Haris Rengga mengatakan telah melakukan peninjauan di dua lokasi banjir yang terjadi dan melakukan pendataan jumlah rumah, yang terendam dan warga.
“bantuan agak telak disalurkan karena masih berkoordinasi dengan dinas terkait seperti dinas kesehatan dan dinas sosial.” Jelasnya. Menurut data BPBD Poso sedikitnya 150 rumah terendam banjir dan masing-masing di kelurahan gebang rejo sebanyak 75 rumah sedangkan di lembomawo itu 37 rumah, banjir yang telah berlangsung lima hari tersebut sebelumnya ketinggiannya hanya mencapai mata kaki hingga lutu orang dewasa, air terus meninggi setiap hari terus meninggi pada pukul 05.00 wita. Banjir ini tak hanya merendam sekitar 120 rumah warga, tapi juga melumpuhkan aktivitas belajar mengajar dua sekolah dasar yang ada di kelurahan gebang rejo yakni SDN 26 Poso, dan SD Integral Pondok Pesantren Hidayahtulah akibatnya ratusan murid di 2 SD tersebut di liburkan karena sekolah mereka tergenang air.
“para santri terpaksa di ungsikan ke Mesjid karena asrama mereka terendam banjir, selain itu aktivitas makan dan konsumsi para santri tersendat karena rumah pembina dan asrama semua terendam banjir” kata abdul rahman.
Sedangkan Guru SDN 26 Poso, telah meminta dinas pendidikan dan pengajaran meminjamkan kelas di sekolah terdekat untuk murid-murid mereka agar bisa sekolah pada selasa 18/5 sementara itu Lurah Gebang Rejo Purnawinata mengatakan sejauh ini, pemerintah kelurahan baru mendata warga yang terkena banjir dan segera meminta bantuan dan sosial, untuk menurunkan bantuan obat-obatan dan makanan, lanjut Purnawinata. Banjir akibat meluapnya sungai poso ini, merupakan banjir 4 tahunan namun baru terjadi setelah 7 tahun lalu dan banjir kali ini yang paling besar di alami warga setempat sejak pemda membangun tanggul guna mencegah air masuk ke pemukiman penduduk “banjir ini seperti banjir tahun sebelumnya biasa terjadi selaam dua pekan dan akan besar bila terjadi hujan terus menerus pada malam hari” kata Purnawinata.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: