jump to navigation

Tiga Kecamatan Di Sigi Diterjang Banjir Mei 15, 2010

Posted by walhisultengnews in BERITA PUBLIK DAN KEBIJAKAN.
trackback

Tiga Kecamatan Di Sigi Diterjang Banjir

SIGI, MERCUSUAR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sigi selama sepekan, mengakibatkan beberapa desa di tiga kecamatan terendam banjir.

Di Kecamatan Dolo Selatan, luapan sungai Miu menyebabkan Desa Bangga dilanda banjir sejak Kamis malam (13/5). Salah satu dusun di desa tersebut, hingga Jumat sore (14/5) masih terendam air dengan ketinggian satu meter.

Banjir yang melanda Desa Bangga mengakibatkan empat rumah warga roboh, dan empat rumah lainnya rusak parah. Sementara jalan dan jembatan yang menghubungkan Desa Bangga dengan Desa Simoro, tidak bisa dilalui karena terendam air setinggi satu meter lebih. Hingga Jumat malam, belasan rumah penduduk di dusun Pandena masih terendam air. “Ada delapan keluarga yang mengungsi karena rumah mereka roboh dan rusak parah. Air mulai menggenangi rumah warga sejak Kamis malam. Semula airnya tidak terlalu tinggi, tapi menjelang subuh sudah mencapai satu meter,” kata Idris, Kepala Desa Bangga.
Anggota DPRD Kabupaten (Dekab) Sigi, Sale D Ratalemba yang berada di lokasi banjir di Desa Bangga, sangat menyayangkan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, yang lambat bertindak menangani bencana banjir di desa itu. Menurutnya, hingga Jumat sore, belum ada satu pun pejabat instansi teknis Pemkab Sigi yang mendatangi lokasi banjir.
“Harusnya instansi terkait sudah mengambil langkah-langkah penanggulangan banjir. Selain mengeruk sungai, Pemkab juga harus cepat memberi bantuan kepada para korban banjir yang rumahnya rusak parah,” kata Sale Ratalemba.
Sementara itu, di Kecamatan Palolo, banjir akibat luapan air sungai Sopu membuat Desa Sejahtera dan Tongoa terendam air. Salah satu rumah milik warga Desa Sejahtera yang berada di dekat aliran sungai Sopu, rusak parah. Bagian lantai dapur rumah permanen itu runtuh terbawa banjir. Selain itu, banjir juga merendam dan merusak kebun kakao serta lahan persawahan warga di dusun KNPI Desa Tongoa.
Meskipun air sudah mulai surut, namun derasnya air sungai Sopu terus menggerus dinding sungai dan mengancam pemukiman penduduk di Desa Sejahtera dan Tongoa. Hingga saat ini, warga di dua desa tersebut masih khawatir luapan air sungai Sopu akan kembali merendam pemukiman warga.
“Kondisi aliran sungai Sopu saat ini sangat mengancam pemukiman warga. Makanya Dinas PU Tamben Sigi harus secepatnya mengerahkan alat berat untuk mengeruk sungai tersebut,” kata James Tulandi, anggota Dekab Sigi saat meninjau lokasi banjir di Desa Sejahtera, Jumat (14/5).
Dua hari sebelumnya, banjir yang melanda Kecamatan Nokilalaki, mengakibatkan putusnya jembatan yang menghubungkan Desa Kamarora B dengan Desa Tongoa, Kecamatan Palolo. Kondisi jalan di ujung jembatan putus, hingga jembatan yang menghubungkan dua kecamatan itu tidak bisa dilalui.
Camat Nokilalaki, Pasobongan meminta agar Dinas PU Tamben Sigi segera memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir di wilayah itu. Saat ini, beberapa desa di kecamatan itu, terisolasi. Dua jembatan yang menjadi jalur transportasi di wilayah itu, tidak dapat dilalui kendaraan.
“Jembatan yang rusak akibat banjir berapa waktu lalu belum sempat diperbaiki, sementara satu jembatan lagi di jalur jalan jepang yang tembus ke Desa Tongoa juga tidak bisa dilalui,” kata Pasobongan.
Ketua Dekab Sigi Gesang Yuswono saat mengunjungi lokasi banjir, Jumat sore mengatakan, pihaknya telah mendesak instansi teknis terkait, untuk segera mengambil langkah penanganan bencana banjir di tiga kecamatan itu.
“Selain mengeruk sungai dan memperbaiki jembatan yang rusak, Pemkab juga harus segera membantu korban banjir, terutama mereka yang rumahnya roboh dan rusak parah,” kata Gesang. OTR

Kecamatan Dolo Selatan
Satu dusun di Desa Bangga, terendam sejak Kamis
4 rumah roboh dan 4 rumah rusak parah
Jalan dan jembatan penghubung dua desa terendam

Kecamatan Palolo
Desa Sejahtera dan Tongoa terendam air
Satu rumah rusak parah
Kebun serta sawah Desa Tongoa rusak

Kecamatan Nokilalaki
Jembatan penghubung dua desa putus

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: