jump to navigation

Surat Protes atas penangkapan dan intimidasi Aparat Kepolisian Kepada para Aktivis dan Petani di Kab. Banggai Mei 31, 2010

Posted by walhisultengnews in KAMPANYE WALHI SULAWESI TENGAH.
add a comment

PERNYATAAN SIKAP

Surat Protes atas penangkapan dan intimidasi Aparat Kepolisian Kepada para Aktivis dan Petani di Kab. Banggai

Pada tanggal 27 Mei 2010, pukul 16.00, tiga orang aktivis dari Front Rakyat Advokasi Sawit (FRAS) – Sulawesi Tengah yaitu Saudari Eva Susanti (Koordinator FRAS Sulteng), Nasrun Mbau, dan M. Arif (Ketua dan Anggota Persatuan Petani Singkoyo) ditangkap dan di tahan oleh Polres Banggai atas dugaan terlibat dalam aksi pengrusakan kantor, peralatan dan fasilitas perkebunan PT. Kurnia Luwuk Sejati (PT. KLS) pada hari Rabu tanggal 26 Mei 2010.Wita, atas dugaan terlibat dalam aksi pengrusakan kantor, peralatan dan fasilitas perkebunan PT. Kurnia Luwuk Sejati (PT. KLS).
(lebih…)

Moratorium Gambut Harus Lebih Lama Mei 31, 2010

Posted by walhisultengnews in BERITA PUBLIK DAN KEBIJAKAN.
add a comment

KONSERVASI
Moratorium Gambut Harus Lebih Lama

Senin, 31 Mei 2010 | 02:58 WIB

Jakarta, Kompas – Kebijakan moratorium atau jeda perizinan alih fungsi kehutanan, termasuk pada hutan gambut, akan diberlakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2011-2013. Akan tetapi, kebijakan menyangkut gambut ini dinilai masih setengah-setengah karena mestinya lebih lama.

”Kebijakan moratorium hutan selama dua tahun untuk gambut sangat kurang. Mestinya lebih lama, bahkan selamanya agar bisa menyelamatkan gambut,” kata Juru Kampanye Politik Greenpeace Asia Tenggara Yuyun Indradi, Minggu (30/5) di Jakarta.

Gambut menyimpan emisi karbon sangat besar. Dari luas semula 27 hektar hutan gambut di Indonesia, kini tinggal tersisa sekitar 40 persen.

Menurut Yuyun, selain melakukan moratorium, pemerintah juga mestinya melakukan restorasi gambut, terutama yang ditelantarkan setelah diizinkan untuk alih fungsi kepada pihak swasta. Penelantaran ini adalah dampak dari praktik perizinan tanpa mempertimbangkan pelestarian gambut.

”Realisasi perizinan konversi gambut juga tidak selamanya berjalan baik. Pemegang hak konversi hanya mengambil manfaat, seperti kayu, kemudian menelantarkan kawasan tersebut,” kata Yuyun.

Komprehensif

Secara terpisah, Ketua Himpunan Gambut Indonesia Bambang Setiadi mengatakan, sebelum mengetahui kondisi lahan gambut secara komprehensif, semestinya gambut tidak boleh diapa-apakan. Gambut yang telanjur rusak membutuhkan campur tangan manusia agar mampu merestorasi diri.

Menurut dia, pembangunan dam-dam di Kalimantan Tengah menunjang perbaikan ekosistem gambut di wilayah Laboratorium Hutan Alam Gambut Sebangau. Namun, skenario menjadikannya sebagai bagian dari Taman Nasional Sebangau justru dikhawatirkan mengancam hutan gambut.

”Laboratorium alam hutan gambut mestinya hanya untuk riset, tidak boleh diapa-apakan,” kata Bambang.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mengatakan, komitmen negara maju, seperti Norwegia, dalam memberikan bantuan dana melalui program Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD plus) akan diprioritaskan sebesar 60 persen untuk masyarakat adat yang diharapkan menjaga kelestarian lingkungan, terutama pada hutan gambut. Namun, hal ini belum dituangkan dalam ketentuan yang pasti. (NAW)

Hentikan kriminalisasi terhadap aktivis di Banggai! Mei 31, 2010

Posted by walhisultengnews in KAMPANYE WALHI SULAWESI TENGAH.
add a comment

PERNYATAAN SIKAP
PERHIMPUNAN RAKYAT PEKERJA
Nomor: 239/PS/KP-PRP/e/V/10

Hentikan kriminalisasi terhadap aktivis di Banggai!
Aparat keamanan menjadi “anjing penjaga” pemilik modal!

Salam rakyat pekerja,
Suasana Desa Piondo, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, saat ini tengah bergejolak. Hal ini dikarenakan aparat militer dan kepolisian sedang mengejar-ngejar beberapa aktivis yang terlibat dalam aksi di kantor PT KLS (Kurnia Luwuk Sejati) milik Murad Husen pada tanggal 21 Mei 2010. Aksi yang diikuti oleh 200 petani ini mempermasalahkan beberapa hal.
(lebih…)

Usulan Alih Fungsi Hutan Dihentikan hingga 2012 Mei 31, 2010

Posted by walhisultengnews in BERITA PUBLIK DAN KEBIJAKAN.
add a comment

BENGKULU–MI: Menteri Kehutanan Republik Indonesia Zulkifli Hasan mengatakan setiap daerah yang akan mengusulkan alih fungsi hutan untuk kepentingan perluasan lahan sementara dihentikan hingga pada 2012.
(lebih…)

Diam-diam SBY Berhutang Lagi ke Bank Dunia Mei 31, 2010

Posted by walhisultengnews in BERITA PUBLIK DAN KEBIJAKAN.
add a comment

*30/05/10 INILAH.COM,** Jakarta – Presiden SBY dituding melakukan kebohongan publik. Secara sembunyi-sembunyi SBY ternyata telah menandatangi perjanjian penambahan hutang degan Bank Dunia untuk pendanaan perubahan iklim senilai US$ 800 juta.
(lebih…)

Kemenhut Diminta tidak Tunda lagi Penertiban Vila Liar Mei 31, 2010

Posted by walhisultengnews in BERITA PUBLIK DAN KEBIJAKAN.
add a comment

30/05/10 JAKARTA–MI:* Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan seluruh tim gabungan aparat penegak terkait didesak untuk tidak lagi mengulur-ulur waktu dalam menertibkan vila-vila liar di atas kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak (TNGHS).
(lebih…)

ICW: Pemerintah Tak Perlu Berutang Mei 31, 2010

Posted by walhisultengnews in BERITA PUBLIK DAN KEBIJAKAN.
add a comment

*31/05/10JAKARTA (Suara Karya)*: Pemerintah diduga mengajukan utang baru
kepada Bank Dunia yang ditutup-tutupi dengan alasan untuk program perubahan
iklim.
(lebih…)

%d blogger menyukai ini: