jump to navigation

Peringatan May Day 2010 Upah Buruh Belum Terpenuhi April 30, 2010

Posted by walhisultengnews in BERITA PUBLIK DAN KEBIJAKAN.
trackback

Peringatan May Day 2010 Upah Buruh Belum Terpenuhi
Kamis, 29 April 2010
Media Alkhairaat
PALU –
Memperingati hari buruh internasional atau biasa disebut May Day, sejumlah elemen masyarakat menilai kondisi perburuhan di Indonesia khususnya di Sulawesi Tengah masih sangat terpuruk. Hal itu terlihat dari rendahnya upah yang diberikan kepada buruh di daerah ini.

Menurut ketua Serikat Buruh (SB) Sulteng, Fadlan Mahyudin, Selasa (27/4) mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng, angkatan kerja atau buruh di Sulawesi Tengah per Agustus 2009 mencapai 1.215.727 orang. Dari jumlah tersebut, persoalan yang dihadapi buruh masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni rendahnya kesejahteraan kehidupan buruh.
“Hak-hak normatif yang hingga saat ini masih dihadapi buruh di Sulteng adalah Upah Minimum Kerja, pengikut sertaan buruh pada program Jamsostek, kemudian jaminan sosial lainnya, yang hingga saat ini belum terpenuhi dengan layak,” katanya.
Untuk itu kata Fadlan, agenda SB Sulteng jelang peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) tahun ini adalah kembali menyuarakan pemenuhan hak hak normatif buruh tersebut. Sebab, untuk upah saja, hingga saat ini yang diterima buruh masih berdasarkan standar kehidupan buruh berstatus bujang, padahal sebagian besar buruh telah berkeluarga.
“Selama ini standar gaji yang berikan masih standar untuk memenuhi kebutuhan hidup bujang. Inilah isu yang akan kembali diusung pada peringatan hari buruh sedunia tahun ini,” katanya.
Senada dengan Fadlan Mahyudin, ketua Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Sulteng, Albar Gramscy mengatakan, buruh di Sulteng masih menghadapi persoalan berkaitan dengan kehidupan yang layak.
Menurutnya, masih banyak buruh di daerah ini yang belum diikutsertakan dalam program Jamsostek. Padahal, sesuai undang-undang Jamsostek wajib diterima buruh. Dia juga mengatakan, penerapan sistem kontrak yang diberlakukan perusahaan juga sangat merugikan buruh.
Sementara itu Sekretaris Umum PMII Sulteng, Farhan kepada Media Alkhairaat mengatakan, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam mempringati hari buruh internasional, yakni banyaknya perusahaan yang belum menerapkan upaya minimum kota maupun provinsi di Sulteng, pembebasan terhadap adanya tekanan-tekanan kepada buruh kontrak, penerapan Undang-undang perburuan, dan meminta pemerintah maupun perusahaan agar tidak seenaknya melakukan PHK dengan sepihak tanpa adanya alasan yang jelas.
“PMII Sulteng akan melakukan aksi besar-besaran dalam menyuarakan aspirasi para buruh, dan kami juga berharap buruh mempunyai sikap tersendiri dalam momentum Pilkada yang tidak lama lagi diselenggarakan,” kata Farhan
Hal yang sama juga dikatakan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu, Muchammad Subarkah.
Menurut Subarkah, sesuai dengan survey AJI Kota Palu dengan fokus pekerja pers, memang masih sangat rendah tingkat kesejahteraan para pekerja pers, karena masih banyak perusahaan media yang memberikan upah kepada pekerja pers dibawah standar UMK maupun UMP. Karena upah yang layak untuk para pekerja pers minimal Rp2.100.000, dilihat dari kebutuhan dasar.
“Kalau memang perusahaan belum bisa membayar buruhnya sesuai dengan UMK atau UMP, kenapa membangun perusahaan media, tapi saya berharap perusahaan memiliki satu strategi yang mampu untuk mensejahterakan pekerjanya,” jelas Subarkah.
Subarkah menambahkan, dalam perusahaan media memang seharusnya ada serikat pekerja yang terbentuk, apalagi melihat kerja-kerja para pers sangat banyak ancamannya yang tanpa diduga. Kalau kita mengharapkan profesional tentunya harus diperhatikan adanya sinergitas antara serikat pekerja dengan perusahaan, agar perusahaan bisa berkembang tingkat kesejahteraan pekerja pers juga semakin membaik. (JOKO/HAMSiNG)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: