jump to navigation

Donggi-Senoro,.. JK: PLN Siap Beli Gas Donggi-Senoro April 23, 2010

Posted by walhisultengnews in BERITA PUBLIK DAN KEBIJAKAN.
trackback

KOMPAS/ALIF ICHWAN
Donggi-Senoro
JK: PLN Siap Beli Gas Donggi-Senoro
Laporan wartawan KOMPAS Suhartono
Kamis, 22 April 2010 | 21:44 WIB

PALU, KOMPAS.com – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, PLN siap membeli gas produksi Proyek Pengembangan Minyak dan Gas Donggi-Senoro di Sulawesi Tengah, dengan harga 5-6 dollar AS.

“PT Pertamina pun tetap untung sekalipun harga yang dijualnya pas-pasan, misalnya 5 dollar AS per MMBTU. Sebab, pemerintah tetap mensubsidi meskipun tidak besar. Karena bagi hasilnya juga pemerintah akan menerima. Ibarat kantong kiri dan kantong kanan,” jelas Kalla seusai kunjungan kerja sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat PMI di Poso dan Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (22/4/2010) malam.

Lebih jauh Kalla menyatakan, kebijakan 30 tahun yang lalu di mana mengutamakan eskpor, tidak bisa diulang kembali sekarang ini. “Karena itu, keputusan Donggi-Senoro jangan sampai mengulang seperti dulu di mana industri kita belum semaju dan berkembang seperti sekarang ini. Jadi, jangan sampai keputusan yang membodohi rakyat-lah,” katanya.

Tentang adanya janji pengelola Proyek Donggi-Senoro yang seperempat produksi gas alamnya akan dialokasikan industri pupuk di Sulteng, Kalla menyatakan janji itu tidak jelas.

“Itu yang harus dipertegas lagi, karena Sulteng sebagai penghasil gas alam dari proyek itu harus memiliki industri pupuk yang berkembang. Juga bukan hanya itu, akan tetapi industri di Pulau Jawa dan sentra industri lainnya,” paparnya.

Tender ulang

Adapun mengenai pembangunan kilang, Kalla menyatakan sebaiknya ditender ulang sehingga pemerintah mendapatkan harga yang jauh murah untuk investasi kilangnya. “Kalau dibilang sampai 1,6 miliar dollar AS untuk investasinya, mengapa kita tidak serahkan BUMN yang bisa membangun hanya dengan 1,1 miliar dollar AS. Bahkan, saya dengar di luar negeri investasinya bisa sampai 600 juta dollar. Saya kira lebih baik kalau ditender ulang lagi,” paparnya.

Dikatakan Kalla, pemerintah tidak perlu menggantungkan pada investasi dari luar negeri. Akan tetapi, dari dalam negeri pun juga bisa. “Sertifikat Bank Indonesia sangat besar dan banyak bank BUMN kita sanggup membiayainya,” demikian Kalla.

Sementera, saat meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso berkapasitas 3X65 MW di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara, Poso, Sulawesi Tengah, Kamis siang, Kalla menyatakan obsesinya menggerakan ekonomi di daerah yang pernah mengalami konflik berdarah, hampir tercapai.

“Ini obsesi saya, bagaimana menggerakan ekonomi di kawasan yang pernah dilanda konflik. Sebab, kalau tidak begini, mana mungkin membangun masyarakat di daerah yang bekas konflik,” tandas Kalla.

Menurut Kalla, setelah perdamaian diwujudkan adalah menggerakan ekonomi penduduknya. “Kalau tidak, apa yang menjadi harapan penduduk?” tanyanya lagi.

Kalla membawa sejumlah bankir yang memberikan kredit pembangunan dalam pembangunan PLTA Poso tersebut. Investasi PLTA Poso, membutuhkan dana sebanyak 300 juta dolar AS atau sekitar Rp 3 triliun.

PLTA Poso dimiliki oleh keluarga Kalla, dengan nama PT Poso Energy, yang Komisaris Utama (Komut)-nya Achmad Kalla, adik Jusuf Kalla. “Kemajuan pembangunannya sekarang mencapai 75 persen dan akhir tahun kita harus selesaikan pembangunannya,” tandas Kalla lagi.

Sejauh ini kredit sindikasinya didanai oleh empat bank, yaitu Bank BNI, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bukopin dan Bank Mandiri. “Jadi, bukan APBN,” ungkap Kalla. Menurut Kalla, PT Poso Energy akan menjual daya listriknya ke PLN hanya 4,6 sen per kWh atau Rp 400 per KWh, yang jauh lebih murah dibandingkan PLTU Diesel per kWh Rp 2.000.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: